24.3 C
Palembang
Wednesday, December 1, 2021

Manfaat Pingit Sebelum Menikah

More articles

Sahabat Makna pernah dengar istilah dipingit ? Yup! Pingit adalah tradisi yang biasa dilakukan oleh orang jawa sebelum melangsungkan acara pernikahan. Tradisi ini bersifat wajib, dimana calon pengantin tidak diperbolehkan untuk keluar rumah dan bertemu calon pengantin laki-laki sampai waktu yang ditentukan. Namun, seiring waktu berjalan pingit banyak dilakukan oleh beberapa calon pengantin meskipun bukan menggunakan adat ini. Berdasarkan tradisi, pingit biasanya berlangsung selama 1-2 bulan sampai hari pernikahan tiba. Pingit sebenarnya sering dilakukan pada adat daerah lain, hanya saja nama atau istilah yang digunakan berbeda. Seperti Suku Betawi menggunakan tradisi pingit dengan istilah Karia.Tradisi ini sama halnya dengan pingit yang bertujuan untuk mempersiapkan diri untuk kehidupan rumah tangga setelah menikah.

Tradisi pingit akan sedikit berat bagi beberapa calon pengantin, pasalnya kamu harus menahan rindu untuk bertemu pasanganmu. Tapi kamu tahu gak sih, ternyata tradisi pingit memiliki manfaat yang baik untuk kamu dan pasangan, mau tahu? Baca selengkapnya dibawah ini ya!

  1. Menumbuhkan rasa rindu yang besar pada pasangan

Melangsungkan tradisi pingit artinya kamu dilarang untuk bertemu calon mempelaimu dalam rentan waktu tertentu. Akan tetapi, manfaat dari larangan ini ternyata baik untuk kamu dan pasanganmu loh. Pasalnya, pertemuan yang tertunda ini akan menimbulkan rasa saling merindukan pertemuan sehingga saat pernikahan dilangsungkan, perempuan dan laki-laki akan merasa sangat bahagia karena bisa bertemu setelah lama tidak berjumpa.

  1. Memperkuat rasa percaya dan kesabaran

Karena pertemuan yang tertunda ini kamu akhirnya tidak mendapatkan kabar terus-menerus seperti yang kamu lakukan dengan pasangan selama ini. Hal ini, membuat kamu belajar untuk percaya dengan pasangan dan melatih kesabaran. Pembelajaran ini nantinya berguna untuk kamu di kehidupan setelah menikah, agar memperkuat rasa percaya dengan pasangan dan kesabaran dalam menghadapi bahtera rumah tangga.

  1. Merawat diri

Dengan waktu yang telah ditentukan untuk tidak bertemu pasangan sehingga kamu memiliki banyak waktu sendirian untuk merawat dirimu. Kamu bisa me time dengan waktu yang ada sebelum bertemu pasanganmu. Sehingga ketika bertemu kembali, pasanganmu bisa pangling karena perubahan yang baik pada diri mu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest

- Advertisement -